Sensasi Swafoto Bareng Kekelawar di Obyek Wisata Alas kedaton

Sensasi Swafoto Bareng Kekelawar di Obyek Wisata Alas kedaton
Puluhan Kelelawar yang ada di Obyek Wisata Alas Kedaton Tabanan
Puluhan Kelelawar yang ada di Obyek Wisata Alas Kedaton Tabanan

Kekelawar atau masyarakat Indonesia biasa mengenalnya dengan sebutan kalong biasanya akan tertidur ketika siang hari, tapi puluhan kalong yang berada di obyek wisata Alas Kedaton, Tabanan, Bali justru tidur pada malam hari.


Kebiasaan pola hidup itu memang sengaja dilakukan oleh para pemiliknya supaya kalong-kalong tersebut bisa diajak untuk berswafoto oleh para pengunjung di kawasan obyek wisata Alas Kedaton Tabanan. Hal itu disampaikan oleh Anak Agung Ketut Ariana Putra (50)yang memiliki 16 kalong dijadikan obyek foto para pengunjung yang hadir.

"Kebiasaan kalong-kalong biasanya mereka di alam liar pasti malam mereka cari makan. Tapi, karena mereka dari kecil diajarin setelah dinner mereka tidur. Makanya kalau siang bisa diajak interaksi," kata dia kepada RMOL, Kamis (27/12/2023).

Lantaran menurut dia kalong-kalong itu memang harus disiapkan untuk memberikan satu kenangan yang bisa mereka bawa pulang setelah meninggalkan obyek wisata Alas Kedaton. 

Tak hanya merubah kebiasaan pola hidup kalong-kalong tersebut, Ariana Putra juga menyebut bahwa puluhan kalong miliknya itu harus dibiasakan beradaptasi dengan manusia.

"Biasa kalau sepi pura-pura tidur tp kalau ramai mereka bagun. Kami puluhan tahun rawat karna biasandisayang jadi nurut, tapi proses menjinakkan biar bisa diajak foto itu yang butuh waktu lama," ucap dia.

Ariana Putra menjelaskan proses perawatan kalong-kalong tersebut awalnya agak kesulitan, namun karena sudah terbiasa sekarang dirinya malah menikmati setiap waktu merawat hewan-hewan peliharaan itu.

Ia dengan telaten membersihkan kotoran kalong, memberinya makanan dan rupanya kalong itu sangat menyukai minuman kemasan seperti fruit tea.

"Kita rawat kebersihannya, mulai dari mandiin setiap hari, makanan favoritnya pepaya sehari habis 2 buah pepaya besar. mereka juga suka minuman fruit tea sehari habis 2 botol. Karena minuman ini rasa buah jadi aman buat mereka," ungkap dia.

Sementara itu, para pengunjung yang ingin berswafoto dengan kalong-kalong itu pihak pengelola obyek wisata memiliki daftar harga untuk setiap kali foto bersama kalong-kalong menggemaskan tersebut.

"Kebanyakan pengunjung suka karena selama ini kalong liar banyak ditakuti atau menjijikan, tapi di sini bersih dan bisa diajak foto. Ini menjadi daya tarik sndri, kita ada dua foto ada yang cetak dan pakai kostum Rp70 ribu, kalau pakai kamera sendiri Rp20ribu per orang," pungkas dia.