Menpora Akan Panggil Pengurus NPC Indonesia, Ada Apa?

Dugaan Pemotongan Bonus Pelatih, Menpora akan Panggil Pengurus NPC
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo buka suara terkait dengan munculnya dugaan pemotongan bonus pelatih yang bernaung di bawah NPC Indonesia.


Dugaan pemotongan tersebut berasal dari bonus Asian Para Games 2023 Hangzhou dan menjadi pembicaraan di kalangan pelatih.

Dito menjelaskan, celah untuk dipotongnya bonus Asian Games maupun Asian Para Games sangat kecil. Karena bonus langsung dari rekening pemerintah pusat ke penerima, termasuk pelatih.

"Jadi harus didalami dan diinvestigasi. Potongan itu sifatnya ketika sudah diterima atau ada permintaan dari orang lain atau bagaimana," kata Dito Ariotedjo dalam rilis yang diterima RMOL Bali, Selasa (16/1/2024).

Politisi Partai Golkar itu mendorong pelatih-pelatih untuk memberikan laporan dan mengungkapkan aspirasi terkait dengan dugaan pemotongan bonus tersebut.

"Silakan boleh pelatih kalau ingin memberikan aspirasinya. Nanti akan kita cek bagaimana tata kelolanya di federasi (NPC Indonesia)" tutur dia.

Tak hanya itu saja, menteri termuda di Kabinet Presiden Jokowi itu juga tak menutup kemungkinan memanggil pengurus NPC Indonesia.

"Kita juga tanya NPC, stakeholder terkait bagaimana regulasinya. Karena itu sudah ada lama sebelum saya," katanya.

Untuk diketahui, dugaan pemotongan bonus pelatih sebelumnya pernah muncul usai gelaran Asian Para Games 2018 di Indonesia.

Saat itu, beredar kabar jumlah bonus pelatih kepala balap sepeda Puspita Mustika Adya berbeda dengan yang tercantum dalam situs resmi Kemenpora.

Dalam foto buku tabungan BRI milik Puspita yang tersebar di dunia maya, tampak jumlah saldo bonus sebesar Rp137,5 juta. 

Sedangkan itu, dalam situs Kemenpora tertulis berhak mendapat Rp675 juta meski hal itu sudah dibantah pihak NPC Indonesia.