Diproduksi antara Bali dan Jakarta, Band Speak Up Rilis Single 'The Reason'

Diproduksi antara Bali dan Jakarta, Band Speak Up Rilis Single 'The Reason'
Single Baru Speak Up dengan Nuansa berbeda
Single Baru Speak Up dengan Nuansa berbeda

Speak Up adalah band asal Jakarta yang sudah memiliki market tersendiri di kalangan skena musik. Mereka merilis single lagu terbaru mereka yang berjudul 'The Reason'. Lagu tersebut memiliki story menarik lantaran harus di produksi di dua kota yaitu Jakarta dan Bali.


Single lagu tersebut masih lanjutan single mereka yang sebelumnya yang berkisah tentang lanjutan dari IIia, lagu ini ditulis langsung oleh Ali Nugraha sang vokalis bersama sang istri.

Single lagu 'The Reason' adalah IIia part V berkisah tentang perjalanan kisah cinta mereka pribadi yang akhirnya memutuskan tinggal di Pulau Bali.

"Speak Up dan saya memproduksi 'the reason' ini unik karena kami dipisahkan jarak antara Jakarta dan Bali. Saya dan istri sudah memutuskan tinggal di Bali, sementara personel lainnya masih di Jakarta," kata Ali kepada RMOL Bali, Minggu (7/1/2024).

Menurut dia, single lagu tersebut akhirnya dirilis dengan konsep featuring band Speak Up dengan dirinya. Lagu mereka part V tersebut dirilis cukup cepat dari IIia IV yang baru beberapa bulan lalu dirilis dalam bentuk single.

"Karya ini adalah bentuk eksistensi bahwa Speak Up masih terus berkarya," ujar dia.

Dirinya menjelaskan, single lagu terbaru mereka ini diproduksi di Nuct Studio, Terminal Music dengan arranger Hatim Sirege dan Tommy Hand. Tak hanya itu, tambahan syahdu instrumen biola oleh maestro violist Ixan, dan untuk rekaman vokal direkam oleh sound deaf studio Bali. "Dibantu oleh Mas Gun sebagai sound engineer," ucapnya.

Untuk diketahui, single lagu The Reason atau IIia part V serentak dirilis di semua platform digital Speak Up mulai 1 Januari 2024 lalu. Band yang berisikan Ali Nugraha (vokalis), Farhan Ramadhan (bass), Ronald Enang (drum percussion), dan Ucok Harahap (add gitar) itu sudah cukup lama tidak mengeluarkan karya akustik setelah 10.000 miles beberapa tahun silam.