Bandara I Gusti Ngurah Rai Akan Layani 1 Juta Penumpang saat Libur Nataru

Suasana Penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Jelang Libur Nataru
Suasana Penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Jelang Libur Nataru

Momentum Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2024 diprediksi akan menampung 1 juta penumpang. Hal itu diungkapkan pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai bahwa mereka akan melayani sejumlah 1.089.048 penumpang saat pelaksanaan posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini.


Hal tersebut diprediksi akan meningkat 20 persen dibanding tahun sebelumnya yakni sejumlah 909.143 penumpang. Di mana rata-rata jumlah penumpang domestik di periode libur Natal dan Tahun Baru 2024 diprediksi akan datang 35 ribu penumpang per hari atau diperkirakan meningkat 25 persen dibanding waktu normal sejumlah 28 ribu penumpang.

Di sisi lain, pada pergerakan penumpang internasional, diperkirakan 32 ribu penumpang atau 7 persen di atas rata-rata harian penumpang internasional yakni 30 ribu orang per harinya.

Hingga November 2023, jumlah rata-rata trafik harian yang dilayani Bandara I Gusti Ngurah Rai adalaj 58 ribu penumpang dengan 372 pergerakan pesawat per hari.

General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan menyebut bahwa puncak pergerakan penumpang menjelang libur Natal diperkirakan terjadi pada Jumat (22/12/2023) 72.754 penumpang dengan 408 pergerakan pesawat.

"Puncak jumlah penumpang 2 Januari 2024 yaitu 69.237 penumpang dengan 392 pergerakan pesawat. Akan didominasi oleh penumpang kedatangan, baik domestik maupun internasional," kata dia di Bali, Jumat (15/12/2023).

Menurutnya momentum liburan akhir tahun banyak dimanfaatkan masyarakat dari luar Pulau Dewata untuk berlibur ke wilayah yang dikenal dengan sebuah Pulau Seribu Pura tersebut.

"Libur anak sekolah sudah dimulai kemungkinan akan ada yang mengambil cuti di awal untuk menghindari kepadatan menjelang hari libur Natal. Per hari rata-rata kami melayani 30 ribu penumpang, saat Nataru kami prediksi bisa 35 hingga 40 ribu penumpang kedatangan," ucap dia.

Handy memaparkan berdasarkan data yang mereka terima dari Kementerian Perhubungan, bahwa rute tujuan Bali melalui Bandara Soekarno Hatta merupakan destinasi domestik utama. Hal itu terlihat dari jumlah tiket terjual berdasarkan jumlah penumpang dalam negeri tertinggi yakni sekitar 65.000 tiket terjual.

"Kami mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah penumpang, terlebih di masa ini bertepatan juga dengan masa libur sekolah dan cuti bersama," ucap Handy.

Sementara itu, Handy mengaku pihaknya telah menerima 605 pengajuan penerbangan tambahan atau ekstra flight dengan total kursi tersedia sebanyak 110.294 seat, yang terdiri dari 302 penerbangan kedatangan dan 303 penerbangan keberangkatan.

"Untuk domestik ada delapan maskapai yang mengajukan dengan destinasi Jakarta, Surabaya, Bima, Solo, Dili, Lombok, Tambolaka, Labuan Bajo, dan Makassar. Sementara untuk internasional, diajukan oleh satu maskapai dengan destinasi Singapura," jelas dia.